Selamat Datang Di Teknik Geologi Atlas ITATS Surabaya

Geologi (berasal dari Bahasa Yunani: γη- [ge-, “bumi”] dan λογος [logos, “kata”, “alasan”]) adalah Ilmu (sains) yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya.

Ilmu Geologi juga membantu dalam menentukan umur bumi yang diperkirakan sekitar 4.5 miliar (4.5×109) tahun, dan menentukan bahwa kulit bumi terpecah menjadi lempeng tektonik yang bergerak di atas mantel yang setengah cair (astenosfir) melalui proses yang sering disebut tektonik lempeng. Seorang Geolog membantu menemukan dan mengatur sumber daya alam yang ada di bumi, seperti minyak bumi, batu bara, dan juga metal seperti besi, tembaga, dan uranium serta mineral lainnya yang memiliki nilai ekonomi, seperti asbestos, perlit, mika, fosfat, zeolit, tanah liat, pumis, kuarsa, dan silika, dan juga elemen lainnya seperti belerang, klorin, dan helium.

Kata “geologi” pertama kali digunakan oleh Jean-André Deluc dalam tahun 1778 dan diperkenalkan sebagai istilah yang baku oleh Horace-Bénédict de Saussure pada tahun 1779. [Sumber : Wikipedia]

Begitu pula di Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS). Ilmu geologi di ITATS saat ini berkonsentrasi pada beberapa cabang ilmu geologi. yaitu :

  1. Konsentrasi Geologi Sumberdaya Energi. Menitikberatkan pemahaman geologi tentang cara terbentuknya (genesa), cara terdapatnya serta teknik eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya energi (minyak dan gasbumi, batubara, panasbumi) serta pengelolaannya terhadap lingkungan.
  2. Konsentrasi Geologi Sumberdaya Mineral. Menitikberatkan pemahaman geologi tentang cara terbentuknya (genesa), cara terdapatnya serta teknik eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya mineral (logam dan non logam/bahan galian industri) serta pengelolaannya terhadap lingkungan.
  3. Konsentrasi Geologi Tata Lingkungan. Menitikberatkan pemahaman geologi untuk perencanaan dan pengembangan wilayah yang berwawasan lingkungan (kars, pantai perkotaan, industri, pariwisata dll), informasi geologi untuk manajemen bencana alam (gunungapi, longsoran, patahan, gempabumi, erosi, banjir) serta pemanfaatan sumberdaya geologi berwawasan lingkungan (AMDAL).